7734 Pedagang di Kota Bogor Didata Untuk Vaksinasi Tahap Dua

Barayanews.co.id – Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Muzakkir mengatakan pihaknya tengah melaksanakan program Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meminta pendataan seluruh pedagang pasar untuk vaksin covid-19 tahap kedua.

“Kami memiliki target di minggu Ke-3 bulan Februari sudah mulai vaksin,” paparnya.

Pihaknya telah memiliki data sedikitnya 7734 pedagang.

“Kami sudah melakukan pendataan sebanyak 7734 pedagang. Sisanya masih kita lakukan pendataan lagi,” jelasnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengungkapkan pihaknya sudah mengajukan 16 ribu dosis untuk vaksinasi tahap kedua.

“Tahap kedua diprioritaskan kepada pelayanan publik tokoh agama, masyarakat, totalnya sekitar 16 ribuan,” ungkap Dedie.

Untuk tahap kedua nanti, Dedie mengungkapkan vaksin yang akan digunakan di Kota Bogor masih dari Sinovac. Sedangkan untuk sasarannya sendiri, terdiri dari 13 kategori.

Kategori tersebut antaralain, anggota DPRD Kota Bogor, TNI/Polri, pejabat pemerintah Kota Bogor, ASN dan Non-ASN di lingkungan Pemkot Bogor, pegawai BUMD, guru/dosen, tokoh agama, pelaku pariwisata, pedagang pasar, organda, pengemudi ojek/taksi online dan wartawan.

“Untuk pengiriman sendiri masih menunggu instruksi pusat. Karena saya kemarin sudah menanyakan ke Bandung, tapi katanya menunggu dari pusat,” tegas Dedie.

Ia mengaku secara keseluruhan Kota Bogor mengajukan 700 ribu dosis vaksin ke pemerintah pusat. Pengajuan itu berdasarkan perhitungan yang sudah dilakukan Pemkot Bogor. Yakni dari 1,1 juta penduduk Kota Bogor, terdapat beberapa kategori yang tidak diperbolehkan menerima vaksin yaitu masyarakat dengan rentan usia dibawah 17 tahun dan lansia diatas 59 tahun.

“Tetapi dengan kebijakan pemerintah yang baru, di mana penyintas boleh, komorbid (terkontrol) boleh, manula boleh, artinya perkiraan saya mungkin total warga bogor yg berhak dapat vaksin kurang lebih mencapai 800 sampai 900 ribu dari 1,1 juta jiwa nantinya,” tandasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected!!

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.