80 ASN Kota Bogor Ikuti Bimtek CHSE

Barayanews.co.id – Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health Safety and Enviroment) untuk sektor pariwisata di Hotel Pajajaran Suite, Mulyaharja, Bogor Selatan, Kota Bogor, Selasa (01/12/2020) pagi.

Bimtek tersebut diikuti 80 ASN dari Satpol PP, Dinas Kesehatan, kecamatan dan kelurahan serta puskemas. Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti pihak museum di Kota Bogor.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor melalui Kepala Bidang Pengembangan SDM Wahyu Tri Nugrahaeni menyampaikan, dalam bimtek hari ini, ASN sebagai peserta akan mendapatkan materi dari berbagai narasumber yang ahli di bidangnya masing-masing.

Pemberi materi yang hadir, diantaranya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung. Sementara dari lingkungan Pemerintah Kota Bogor, Dinas Kesehatan, Disparbud, Bagian Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Kota Bogor. Pemateri lain dari Polresta Bogor Kota.

Tri menambahkan, ASN nantinya akan berhubungan langsung di sektor pariwisata sebagai pengawas penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE di tempat-tempat wisata. Mereka juga dibekali buku pedoman untuk protokol kesehatan berbasis CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Di masa pendemi Covid-19 ini pemerintah ingin bidang pariwisata bergairah lagi dengan orang yang berwisata juga istilahnya ada kenyakinan tempat dituju itu aman. Oleh karenanya, kami membintekkan ASN yang nantinya akan menjadi pengawas penerapan CHSE meliputi kebersihan, kesehatan, keamanan dan ramah lingkungan,” terangnya.

Setelah pemberian meteri, kata Tri, kegiatan selanjutnya kunjungan ke Kampung Ciharashas, Mulyaharja, besok. Di kampung ini rencananya akan dibangun sarana dan prasarana wisata alam.

“Kami nanti akan membagi kelompok. Disana (Kampung Ciharashas) teman-teman bisa melihat-lihat dan hasilnya jadi bahan masukan. Misalnya di Kampung Ciharashas yang akan dikembangkan jadi destinasi wisata dari protokol kesehatan seperti apa,” ungkapnya.

Masih kata Tri, kegiatan berikutnya kunjungan ke tempat yang sudah menerapkan konsep CHSE, yakni Orcid Flores di Kabupaten Bandung Barat.

“Di Orchid Flores teman-teman bisa melihat dan mengetahui terkait penerapan CHSE. Pemerintah berharap sektor pariwisata ini bisa menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE,” tandasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan