Bima Arya Lantik Pengprov ALTI Jawa Tengah, Ganjar hingga Sandiaga Berikan Harapan - BarayaNews

Bima Arya Lantik Pengprov ALTI Jawa Tengah, Ganjar hingga Sandiaga Berikan Harapan

 

Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Bima Arya melantik Mila Marlina Basuki sebagai Ketua Pengurus Provinsi ALTI Jawa Tengah dan jajaran jajarannya di Griya Persada, Kabupaten Semarang, Sabtu (13/3/2022).

 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan ucapan selamat dan harapannya atas pelantikan kepengurusan ALTI Jawa Tengah tersebut.

 

Bima Arya yang juga Wali Kota Bogor menyampaikan, ada lima fokus pengurus pusat ALTI ke depan yang harus disinergikan dan dijalankan juga oleh pengurus provinsi.

 

“Pertama adalah konsolidasi membentuk sebanyak-banyaknya kepengurusan di tingkat provinsi, kota/kabupaten. Saat ini sudah ada 14 kepengurusan ALTI di 14 provinsi. Kita targetkan minimal tahun ini 20. Kita sangat optimis, menjelang 2025 seluruh provinsi sudah ada pengurusnya,” ungkap Bima Arya.

 

 

Kedua, lanjut Bima, adalah aktivasi. “Kita petakan jalur trail yang potensial, yang banyak beririsan dengan tourism. Makanya Ketua Dewan Pembina kita Mas Menteri Sandiaga sangat semangat sekali. Kita ingin potensi di daerah, treknya bukan hanya gunung seperti lari ultra, tapi bisa juga menyusuri sawah, pinggiran danau, seputar pantai dan lain-lain,” jelasnya.

 

Poin ketiga dan keempat yang disampaikan Bima adalah kemitraan serta sosialisasi. Pada kemitraan ALTI ingin melakukan kerjasama yang sinergis dengan pemerintah daerah setempat karena sangat beririsan langsung dengan pemberdayaan potensi daerah.

 

Untuk sosialisasi, Bima berharap aktivitas lari trail bisa diminati oleh berbagai usia, mulai dari SD, SMP, SMA sudah suka lari trail. “Kita akan buat kejuaraan di usia mereka,” tandasnya.

 

 

Yang terakhir, kata Bima, yaitu legitimasi. “Target kita 2024, lari trail akan dipertandingkan untuk eksibisi di PON. Harus mulai melakukan proses-proses administrasi, merapikan organisasi, syarat pengurusan tadi, kemudian juga minimal harus ada 2 kejurnas yang bisa kita gelar dalam 1 tahun. Saat ini, kita dalam proses melakukan pendaftaran administrasi ke KONI dan KORMI,”ujar Bima.

 

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga memberikan selamat atas dilantiknya pengurus baru ALTI Provinsi Jawa Tengah. Ganjar meminta untuk membuat program kerja yang mengasyikan.

 

“Salah satunya membuat jalur-jalur baru dan turnamen yang tak kalah menantang. Jawa Tengah punya itu semua. Pegunungan, lembah, sungai ataupun hutan,” ucap Ganjar yang sambutannya dibacakan oleh Arya Candra dari Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Jawa Tengah.

 

“Bisa pula tidak sekedar lomba lari lintas alam, melainkan juga pengayaan keilmuan, mencintai alam dan lingkungan dengan segala kreativitasnya. Harus dikemas secara apik, menarik dan menyenangkan tidak saja bagi pelari yang sudah profesional melainkan juga untuk pemula supaya mereka lebih mengenal dan mencintai pengalaman melintasi alam,” tambahnya.

 

 

Ganjar menyebut, inilah spirit baru dalam sport and tourism. Perpaduan yang elok, unik dan menyehatkan. “Saya minta pengurus baru lebih intensif melakukan pembinaan, pelatihan maupun sering menggelar event untuk mencari bakat-bakat terpendam yang nantinya bisa mengharumkan nama Jawa Tengah di panggung nasional maupun internasional.Kreasi dan inovasi menjadi amunisi prestasi atlet kita,” tandasnya.

 

Ditempat yang sama, melalui saluran video, Menparekraf Sandiaga Uno juga menyampaikan hal yang sama. Sandi merupakan Ketua Dewan Pembina ALTI.

 

“Saya sangat mengapresiasi pelantikan ALTI Jawa Tengah ini. Dengan semangat bersama saya berharap akan meningkatkan jumlah atlet-atlet lari trail dan event-event berkualitas berskala internasional di Indonesia yang juga bisa dijadikan momentum kebangkitan pariwisata di Indonesia melalui sport tourism,” ujar Sandi.

 

 

Selain Pengprov Jateng, turut dilantik pula pengurus cabang ALTI Kabupaten Banyumas, Kota Semarang, Pekalongan dan Magelang.

 

Komentar

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: