DPRD Akan Surati Walikota Bogor Untuk Tunda Relokasi Pasar Pedati dan Lawang Saketeng

Barayanews.co.id – Polemik relokasi pedagang pasar Pedati dan Lawang Saketeng yang mencuat belakangan ini akhirnya memasuki babak baru. Pasalnya, DPRD Kota Bogor akan mengirimkan surat rekomendasi kepada Walikota Bogor, Bima Arya untuk menunda relokasi hingga akhir Raya Idul Fitri mendatang.

Keputusan tersebut didapat setelah diskusi yang digelar Senin, (02/03/2020) di Aula Serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor dengan melibatkan sejumlah Operator Perangkat Dinas (OPD), antara lain Dinas UMKM, PD Pasar Pakuan Jaya, Satpol PP dan beberapa unsur lainnya.

Perwakilan Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PPKL), Ujang Waras Mauludin mengapresiasi kinerja anggota DPRD Kota Bogor, karena berkat kinerja dan supportnya, seluruh aspirasi masyarakat ditampung dan diperjuangkan.

“Saya dan semua para pedagang mengucapkam terima kasih kepada seluruh wakil rakyat, wakil kami, karena semua permohonan kami ini didengar, dan disampaikan, dan suara kami diperjuangkan kepada pemerintah untuk menunda relokasi pada 6 maret nanti, dan eksekusi dilaksanakan setelah lebaran,” kata Ujang kepada wartawan

“Jadi hasil kesimpulan akan menyurati Walikota Bogor untuk penundaan relokasi pasar pedati dan lawang saketeng hingga lebaran usai,” tegas Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto usai menutup diskusi bersama para pedagang.

Ia juga menambahkan, terkait penataan kota merupakan hal yang strategis agar nantinya para pedagang yang direlokasi mendapatkan pendapatan yang optimal. Dan bagaimanapun juga, dalam membangun tata kota yang lebih baik, ketaatan terhadap aturan hukum harus tetap ditegakkan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan ‘keukeuh’ melanjutkan rencana relokasi ratusan pedagang itu ke Pasar Bogor yang menurut surat yang dilayangkan akan berlangsung pada 6 Maret 2020 mendatang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan