Harga Bahan Pokok Merangkak Jelang Akhir Tahun, KSU Karya Mandiri Jual Minyak 2 Ribu Rupiah Perliter - BarayaNews

Harga Bahan Pokok Merangkak Jelang Akhir Tahun, KSU Karya Mandiri Jual Minyak 2 Ribu Rupiah Perliter

“Berbagi senyum untuk perempuan di akhir tahun”

BOGOR – Meroketnya harga bahan pokok menjelang akhir tahun menjadi momok menakutkan bagi para ibu rumah tangga, khususnya kalangan menengah kebawah. Namun, Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri membantu meringankan beban tersebut dengan menjual minyak murah kemasan 1 liter hanya dengan harga Rp 2 ribu rupiah khusus untuk para anggotanya.

Hal tersebut diungkapkan pimpinan KSU Karya Mandiri Cabang Bogor Selatan, Aprilda Dasa Pratiwi.

“Ini bukan program basa-basi, kami hadir dan peduli untuk masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari-hari besar memang selalu menjadi ‘ujian’ untuk IRT, ” jelas dia.

“Ini memang rutin dan selalu kita gelar setiap seratus hari di wilayah yang baru bergabung dengan KSU Karya Mandiri,” ujarnya.

Aprilda Dasa Pratiwi mengungkapkan ini merupakan bentuk perhatian kepada anggota koperasi di wilayah ditengah mahalnya harga bahan pokok, termasuk minyak.

Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Aprilda ini mengatakan agenda penjualan minyak murah merupakan program 100 hari untuk anggota baru.

“Penjualan minyak murah itu ditujukan bagi anggota koperasi yang telah memenuhi wajib pokok selama 100 hari dari awal tabungan dimulai,” ujarnya.

“Jadi ini program awal KSU Karya Mandiri bagi anggota baru, kami hadir untuk memberikan senyum bagi masyarakat ditengah minyak yang merajai harga pasar,” tambah dia.

Ia menambahkan, penjualan minyak murah ini salah satunya diselenggarakan di salah satu RW Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dengan berbagai program pro rakyat yang kerap dihelat oleh KSU Karya Mandiri, ia mengimbau agar masyarakat dapat bergabung dengan membudayakan gerakan menabung minimal seribu rupiah per hari.

“Untuk itu kami membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat yang belum bergabung. Karena banyak program yang kami tujukan untuk membangkitkan perekonomian ditengah pandemi, dan kami punya gerakan budaya menabung sehari seribu rupiah,” pungkasnya.

Komentar

Mungkin Anda Menyukai

%d blogger menyukai ini: