Ini Kata Dewan Soal Wacana RSUD Tipe A

BOGOR – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe A di wilayah Rancamaya, Bogor Selatan ternyata menuai pro dan kontra di kalangan DPRD Kota Bogor.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti setuju dengan adanya wacana pembangunan RSUD tipe A tersebut. “Secara pribadi setuju agar masyarakat yang memiliki penyakit khusus seperti kanker dan sejenisnya tak perlu ke Jakarta. Selain jaraknya jauh, waktu perjalanan lama, belum lagi antrean panjang untuk camotherapy. Kalau di Bogor ada akan lebih baik,” katanya.

Politisi PKS tersebut menambahkan, jika RSUD dipindah ke lahan baru dengan fasilitas yang mumpuni, pemerintah hanya tinggal mencari darimana sumber anggaran untuk pembangunan RS tersebut.

“Saya akan mendorong agar Komisi IV segera memanggil RSUD untuk menanyakan perihal wacana tersebut. Tinggal dicari sumber anggarannya,” tambahnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri menilai sebelum wacana itu digelontorkan ke publik, harus ada kajian soal kebutuhan RS di Kota Hujan.

“Seharusnya terlebih dulu ada kajian mengenai kebutuhan RS di ‘Kota Hujan’ tentunya mesti melalui konsultasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes),” ujar pria yang akrab disala ASB.

“Yang jadi pertanyaan, kenapa harus di Rancamaya? Katanya pembangun RS untuk pemerataan pelayanan kesehatan warga. Justru bila di Rancamaya, malah semakin menjauhkan layanan dari masyarakat Kota Bogor. Mengapa tak manfaatkan lahan Kayumanis,” ujar ASB dalam pesan tertulis, Senin (29/3/21).

Politisi PPP ini menegaskan bahwa pembangunan RSUD baru di Rancamaya jangan sampai bertujuan untuk keuntungan semata.

“Lagian di daerah sana kan dekat dengan RSUD Ciawi. Saya melihat di Kota Bogor RS cukup banyak, dan rasionya masih mencukupi. Saat ini pun ada beberapa RS yang tengah berproses sebagai rumah sakit baru” tandas ASB.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected!!

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.