Ini Kata Wakapolda Soal Operasi Yustisi di Bogor

Barayanews.co.id – Operasi Yustisi yang digelar Polres Bogor dan aparat gabungan ditinjau langsung Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Eddy Sumitro.

Operasi Yustisi ini digelar dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan) demi menekan laju Covid-19 di Kabupaten Bogor.

Brigjen Pol Eddy Sumitro mengatakan kegiatan ini digelar untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa pakai masker.

“Kita ingin mengingatkan masyarakat untuk taat protokol. Kalau ada yang tidak pakai masker, kita beri sanksi berupa denda uang atau kerja sosial. Tetapi sanksi itu bukan ukuran,” kata Eddy.

Menurut Eddy, memakai masker merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus.

“Laporan dari WHO mengatakan memakai masker mengurangi potensi penyebaran virus hingga 70 persen,” paparnya.

Cara persuasif
Operasi Yustisi ini digelar sesuai Instruksi Presiden Nomor 06 tahun 2020 dan dilakukan secara serentak di 31 Polsek dan 40 Kecamatan di Kabupaten Bogor.

Kegiatan Operasi Yustisi gabungan dalam rangka Pendisiplinan Protokol Kesehatan ini melibatkan 88 personil Polres Bogor, 33 personil Kodim 0621, 60 personil Sat Pol PP, 30 personil Dishub dan 5 personil Sub Denpom Cibinong.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menuturkan bahwa Operasi Yustisi ini dilakukan sebagai bentuk Operasi Kemanusiaan dalam upaya menekan laju Covid-19.

“Kita melaksanakan misi kemanusiaan dengan menegakkan Kedisplinan Protokol Masyarakat dalam situasi Covid-19,” kata Roland.

Dia berharap operasi ini dilaksanakan dengan cara persuasif agar masyarakat nyaman dengan adananya operasi ini.

“Polres Bogor dan Kodim 0621 hanya membackup dalam Operasi Yustisi yang dilakukan oleh Sat Pol PP sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 06 tahun 202”, tutup Roland Ronaldy

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan