Komplek GOR Pajajaran Jadi RS Darurat Covid-19

Barayanews.co.id – Komplek GOR Pajajaran dan Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor akan difungsikan sebagai Rumah Sakit Darurat penanganan Covid-19.

Rencana pembangunan tersebut akan direalisasikan pada 2021 mendatang.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto kepada wartawan, Kamis (10/12/2020) sore.

Pembangunan RS darurat tersebut bertujuan untuk mengantisipasi daya tampung rumah sakit yang melebihi kapasitas.

Bima menjelaskan penyebaran covid-19 di Kota Bogor terus mengalami peningkatan. Dalam sehari, Kota Bogor mencapai angka 60 orang positif.

Sedangkan, standar daya tampung RS di World Health Organization (WHO) sudah diatas rata-rata di angka 83 persen

“Angka standar WHO itu 60 persen, sedangkan kita sekarang sudah melebihi diatas angka standar WHO yakni mencapai 83 persen, karena perharinya sudah diangka 60-an. Jari rata-rata itu 50-an dan ini angka rekor juga,” kata Bima.

Menurutnya, ini langkah antisipasi dalam menghadapi lonjakan pasien, meskipun daya tampung RS masih dikatakan cukup.

“Jadi nantinya komplek GOR Pajajaran ini dijadikan tempat untuk orang tanpa gejala (OTG) dan juga orang-orang yang ada gejala,” ujarnya.

Terkait anggaran, pihaknya telah menghitung secara rinci dan telah diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Kita sudah hitung biayanya dan kita akan ajukan itu ke BNPB Satgas Covid Nasional, saya juga sudah komunikasi dan kita berharap awal tahun 2021 itu sudah bisa dioperasikan,” ungkap dia.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan