Korban Tewas Akibat Bencana di Kabupaten Bogor Terus Bertambah

Barayanews.co.id – Korban tewas akibat banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor sejak 1 Januari 2020 terus bertambah, hal tersebut dinyatakan langsung oleh Bupati Bogor, Ade Yasin, Kamis (2/1/2010).

Ade menyampaikan, sebelumnya, pihaknya menerima informasi jumlah korban tewas banjir dan longsor tercatat 11, namun kini diketahui total korban tewas berjumlah 16 jiwa. “Info dari BPBD korban meninggal sampai hari ini ada 16 orang,” katanya.

Ade mengatakan dari total 16 korban jiwa akibat bencana itu, sebanyak 12 korban sudah ditemukan dan dikebumikan oleh warga dan keluarganya. Lalu untuk empat korban lainnya, terus dilakukan oleh BPBD dan tim SAR mencari keberadaannya.

“Yang empat belum ditemukan karena hanyut terbawa arus air dan dianggap bagian dari korban meninggal,” kata Ade.

Korban yang meninggal, Ade menyebutkan disebabkan oleh berbagai bencana seperti hanyut terbawa banjir bandang karena luapan air sungai dan tertimbun material longsor.

Ade juga mengatakan jumlah keseluruhan korban tewas tersebut, terhitung dari semua data dari titik bencana di Kabupaten Bogor mulai Gunung Putri, Nanggung, Sukajaya, Bojong Gede dan Jasingan. “Bojong Kulur tidak ada korban tewas,” kata Ade menjelaskan.

Data yang diterimanya dari BPBD, Ade menyebut hingga Kamis malam 2 Januari 2020, banjir termasuk tanah longsor, tersebar di 57 titik di wilayah Kabupaten Bogor. Rinciannya beberapa Kecamatan yang ada di bagian Barat, Timur, Utara dan Selatan. Warga yang terdampak mencapai puluhan ribu jiwa. “Bencana ini darurat, pemerintah harus fokus untuk memulihkan,” kata Ade.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected!!

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.