Milan Kokoh Dipuncak, Apa Kabar Sang Mantan?

Barayanews.co.id – Setelah Genarro Gattuso tak menakhkodai Milan, Stefano Pioli ditunjuk sebagai pelatih sejak Oktober 2019 silam. Sejak saat itu, pelan tapi pasti pelatih 55 tahun ini membenahi performa Rossoneri menuju ke arah yang lebih baik.

Pada musim 2020/2021, Milan mulai dipandang sebagai calon peraih scudetto Serie A. Pasalnya, hingga pekan ke-18, Milan masih duduk nyaman di puncak klasemen dan baru menelan satu kekalahan.

Sukses Stefano Pioli tentu saja tak lepas dari kecermatan mengatur bursa transfer. Pioli membawa masuk pemain yang tepat untuk bisa menambah kekuatan Milan, walau tak semuanya punya nama besar.

Pioli juga melepas pemain yang tak lagi terpakai dalam skema yang dimainkan. Sejauh ini, dari tiga bursa transfer yang dilalui Pioli bersama Milan, ada 14 pemain yang sudah dilepas.

Lantas, apa kabar para mantan pemain AC Milan yang dilepas pada era Stefano Pioli? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Krzysztof Piatek

Kedatangan Zlatan Ibrahimovic membuat Milan harus melepas Piatek pada Januari 2020 lalu. Awalnya, banyak yang menilai ini keputusan buruk karena usia Ibrahimovic yang tidak lagi muda.

Belakangan, Ibrahimovic tampil tajam di Milan dan Piatek masih berjuang untuk tampil konsisten di Herta Berlin.

Piatek sejauh ini mencetak empat gol dari 17 laga di Bundesliga musim 2020/2021. Walau performanya tidak cukup bagus, Piatek disebut masuk dalam target transfer Juventus.

Ricardo Rodriguez
Ricardo Rodriguez harus angkat koper dari San Siro sejak Januari 2020 lalu. Dia tidak masuk dalam skema Stefano Pioli. Milan pun meminjamkan pemain asal Swiss itu ke PSV Eindhoven.

Awal musim 2020/2021, Milan melepas Rodriguez ke Torino dengan harga 3 juta euro. Milan rugi besar karena membelinya dengan harga 18 juta euro dari Wolfsburg pada 2017 lalu.

Sejak hengkang dari Milan, Rodriguez kesulitan mendapatkan performa terbaiknya.

Mattia Caldara

AC Milan membeli Mattia Caldara dengan harga 35 juta euro dari Juventus pada 2018 lalu. Namun, dia gagal memenuhi ekspektasi. Caldara bahkan tidak memainkan satu laga pun di Serie A bersama Milan.

Caldara dipinjamkan ke Atalanta pada Januari 2020 silam. Pemain 26 tahun tampil cukup bagus bersama klub lamanya. Awal musim 2020/2021, Caldara pindah secara permanen ke Atalanta.

Namun, Caldara kesulitan untuk bisa menembus tim utama La Dea musim ini.

Fabio Borini

Fabio Borini memberi banyak opsi bagi Milan dengan fleksibilitas yang dimiliki. Dia bisa bermain sebagai penyerang, winger, gelandang, hingga bek sayap.

Namun, Milan tidak memakai jasa Borini sejak Stefano Pioli datang. Borini dilepas ke Hellas Verona pada paruh kedua musim 2019/2020 lalu dan bermain secara reguler.

Musim ini, Borini pindah ke klub asal Turki yakni Karagumruk.

Lucas Paqueta

Lucas Paqueta kalah bersaing dengan Hakan Calhanoglu di posisi playmaker. Milan juga membawa Brahim Diaz dengan status pinjaman yang kemudian memaksa Lucas Paqueta harus angkat kaki dari San Siro.

Milan mengantongi 20 juta euro hasil penjualan Lucas Paqueta ke Lyon. Keputusan yang baik bagi semua pihak. Sebab, Milan bisa memakai uang penjualannya untu membeli pemain baru dan Paqueta bermain reguler di Lyon.

Paqueta telah memainkan 14 laga di Ligue 1 dengan satu gol dan satu assist.

Giacomo Bonaventura

Sebagian fans Milan mungkin tidak cukup senang ketika Bonaventura tak mendapat tawaran kontrak baru. Bonaventura pun pindah ke Fiorentina pada awal musim 2020/2021 ini.

Bonaventura masih bertaji. Dia menjadi pilihan utama di lini tengah La Viola. Hanya saja, performa pemain 31 tahun itu tidak sebaik etika masih bermain di AC Milan.

Fiorentina sendiri juga berada dalam situasi yang sulit pada musim 2020/2021 ini.

Andre Silva

Andre Silva bermain bagus untuk Frankfrut pada musim 2019/2020 lalu. Dia mencetak 12 gol di Bundesliga. Namun, Milan tidak tertarik pada jasanya dan memilih melepasnya secara permanen.

Andre Silva dijual dengan harga 9 juta euro. Jauh dari harga belinya pada 2017 lalu yang mencapai 38 juta euro. Andre Silva kini menjadi pemain top di Bundesliga.

Pemain asal Portugal sudah mencetak 12 gol hanya dari 16 laga di Bundesliga.

Lucas Biglia

Faktor cedera, usia, dan performa apik Ismael Bennacer membuat Lucas Biglia kehilangan tempat utama di skuad Milan. Lucas Biglia pun akhirnya tidak mendapat tawaran kontrak baru akhir musim lalu.

Lucas Biglia kini bermain untuk klub asal Turki, Fatih Karagumruk. Pemain 34 tahun bermain secara reguler. Namun, tim yang dibela Biglia bukanlah tim papan atas yang bersaing untuk gelar juara.

Biglia menyusul jejak Fabio Borini yang lebih dulu pindah ke Karagumruk.

Diego Laxalt

Diego Laxalt sempat menjadi andalan Milan pada era Gennaro Gattuso. Namun, dia tidak lagi mendapat tempat pada era Stefano Pioli. Musim lalu, dia hanya empat kali bermain di Serie A.

Diego Laxalt dilepas ke Celtic awal musim 2020/2021 ini dengan harga yang dirahasiakan. Diego Laxalt tidak bermain reguler di Celtic, tetapi mendapat menit bermain lebih banya daripada di Milan.

Alen Halilovic

Alen Halilovic harus angkat kaki dari Milan awal musim lalu. Sebab, sejak dikontrak pada 2018 lalu, Halilovic tak mampu berada di tim utama. Dia lebih sering dipinjamkan.

Pemain yang sempat dijuluki Messi dari Kroasia itu kini bermain di Birmingham City. Walau bermain di klub kasta kedua, Halilovic tetap sulit menembus tim utama. Dia baru lima kali bermain musim ini.

Asmir Begovic

Milan mendatangkan Begovic pada Januari 2020, sebagai pengganti Pepe Reina. Begovic hanya setengah musim bermain di Milan dengan status pinjaman. Milan tak membelinya secara permanen.

Begovic kini bermain untuk klub asalnya, Bournemouth. Kiper berusia 33 tahun bermain secara reguler dan tengah berjuang untuk bisa membawa Bournemouth kembali ke Premier League.

Pepe Reina

Pepe Reina bergabung dengan Milan pada awal musim 2018/2019. Dia hanya menjadi pelapis bagi Gigio Donnarumma. Pepe Reina lantas pindah ke Aston Villa dengan status pinjaman pada Januari 2020 lalu.

Kini, Pepe Reina bermain untuk Lazio. Milan melepasnya dengan status free transfer awal musim lalu. Pepe Reina menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Lazio musim ini.

Suso

Milan melepas Suso ke Sevilla pada bursa transfer Januari 2020 lalu. Saat itu, statusnya hanya pinjaman. Namun, pemain 27 tahun lantas dibeli secara permanen oleh Sevilla awal musim ini.

Suso menjadi pemain utama di Sevilla. Pada musim 2020/2021 ini, Suso telah mencetak tiga gol. Paling baru, dia mencetak gol indah yang membawa Sevilla menang 2-1 atas Deportivo Alaves.

Suso masih bermain dengan gaya khasnya, menyisir sisi kanan lapangan lalu cut inside, dan melepas tendangan kaki kiri yang akurat.

Leo Duarte

Leo Duarte hampir tidak terpakai di AC Milan musim 2020/2021. Dia kalah bersaing dengan Pierre Kalulu untuk menjadi pelapis Simon Kjaer, Matteo Gabbia, dan Alessio Romagnoli di posisi bek tengah.

Leo Duarte dilepas ke Istanbul Basaksehir dengan status pinjaman. Pemain asal Brasil itu segera menjadi pemain inti di Basakseri. Sejauh ini, dia telah memainkan dua laga.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan