Pemkot Bogor Persiapkan PPDB Online

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan (Disdik), mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjelang tahun ajaran baru 2021/2022.

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi menjelaskan, PPDB 2021 untuk PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaksanakan melalui beberapa jalur secara daring (dalam jaringan) atau online.

Secara umum ia mengatakan, persiapannya sudah dilakukan, salah satunya sosialisasi sejak 27 Mei hingga 6 Juni mendatang, baik melalui aparatur wilayah, media maupun ke sekolah-sekolah.

Namun kata Hanafi, saat ini pihaknya tengah menunggu finalisasi Surat Keputusan Wali Kota Bogor sebagai turunan regulasi dari pemerintah pusat.

“Secara substansi sudah matang,” ujarnya, Minggu (30/5/2021).

Dalam pelaksanaan PPDB online, setiap tahun Pemkot Bogor bekerjasama dengan Telkom. Untuk kuota peserta didik, 90 persen diperuntukkan bagi warga Kota Bogor dan sisanya dari luar Kota Bogor.

“Pendaftarannya sendiri bisa melalui daring dan untuk yang diluar jaringan bisa secara langsung,” kata Hanafi.

Untuk pelaksanaan PPDB PAUD/TK dilaksanakan 7 hingga 9 Juni, verifikasi pada tanggal dan bulan yang sama. Pengumuman 11 Juni dan daftar ulang 14 – 15 Juni.

Sedangkan untuk PPDB SD dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, untuk peserta didik dari jalur afirmasi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru, tenaga kependidikan dan jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19 jadwal pendaftarannya 7 – 8 Juni.

Verifikasi data pada 9-10 Juni dan pengumuman 11 Juni. Untuk daftar ulang 14-15 Juni.

“Dari total kuota peserta didik SD terdiri dari 15 persen diperuntukkan bagi jalur afirmasi dan ABK, 5 persen jalur perpindahan orang tua/wali, anak pendidik dan tenaga kependidikan. Ditambah 2 persen bagi anak nakes yang menangani Covid-19 Kota Bogor atau jalur Istimewa tenaga medis Covid-19,” sebut Hanafi.

Sementara tahap kedua, untuk jalur zonasi pendaftaran akan dimulai 16 hingga 18 Juni dan langsung diverifikasi. Untuk pengumuman 19 Juni, sedangkan daftar ulang 21 – 22 Juni.

“Kuotanya sebesar 78 persen,” katanya.

Untuk pendaftaran SMP dilaksanakan melalui dua tahap. Tahap pertama, untuk peserta didik dari jalur afirmasi dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), jalur perpindahan tugas orang tua/wali, maslahat guru, tenaga kependidikan, jalur istimewa tenaga medis dan paramedis Covid-19 jadwal pendaftarannya 23 – 26 Juni 2021.

Verifikasi berkas dilaksanakan mulai 23 hingga 28 Juni. Pengesahan dan pelaporan pada 29 Juni dan pengumuman pada 30 Juni, daftar ulang 1 – 2 Juli.

Tahap kedua, khusus untuk jalur zonasi 6 – 9 Juli dan langsung di verifikasi. Untuk pengesahan dan pelaporan 10 Juli serta pengumuman 12 Juli dan daftar ulang 13 – 14 Juli.

“Untuk SMP kuotanya hampir mirip dengan SD, yang berbeda adalah untuk jalur afirmasi dan ABK sebesar 20 persen, jalur prestasi akademik dan prestasi non akademik sebesar 23 persen dan jalur zonasi sebesar 50 persen,” kata Hanafi.

Persyaratan yang harus di entri pada website www.kotabogor.siap-ppdb.com , Hanafi menyebutkan, ada dua jenis. Yakni persyaratan umum dan persyaratan khusus.

“Untuk jalur istimewa tenaga medis, jika domisilinya di luar namun tugasnya di Kota Bogor, anaknya tetap bisa mendaftar. Jalur afirmasi akan dilakukan survei oleh petugas pendaftaran sekolah ke tempat tinggal calon peserta didik yang bersangkutan, agar didapat data yang sebenarnya,” jelasnya.

Untuk memastikan PPDB online tahun 2021 berjalan baik dan lancar sesuai regulasi, Disdik Kota Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai Sekretaris Disdik dibantu Kasubag renlap dan anggotanya dari unsur semua bidang pendidikan.

“Diharapkan PPDB Online berjalan akuntabel, objektif dan transparan,” harap Hanafi.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan